Postingan

Menampilkan postingan dengan label Menit

Menit dalam senja

Gambar
Menit ke 120 di hari kamis setelah dzuhur. hujan cukup memberikan pesan dengan derasnya, seakan bicara bahwa dirinya akan teriak dalam keriuhan air untuk menyuarakan asa. bisa dalam tangisan dan tertawaan, secara terpisah atau bersamaan atau bahkan tersembunyi, dibalik angin. agar tak ada yang rasa, tak ada yang tau, yang perlu dilihat hanya senyuman setelah hujan. ya, ada pelangi disana. usiaku baru menginjak 21. namun hidupku seakan berubah sunyi, lebih banyak diam, berpikir, mendengar dan merasa. meski tak begitu peka, tapi aku tetap mencoba. mendefinisikan makna yang dikirim lewat berbagai cara. berbagai fenomena kian hadir, menyambutku seakan memberitahu bahwa aku bukan bocah diketiak ibu, aku akan tumbuh bersatu dalam bumi untuk maju. ibuku bilang, hidup ini memang penuh penolakan, bukan berarti tak ada yang mau menerimamu. ini hanya sinyal, tanda dari tuhan, bahwa hidup itu butuh persiapan. tak semudah ketika kamu meminta dana kepada kampus untuk sebuah acara, dengan i...